okeee

okeee

» » Rombongan Haji Rantau Tahun 1910

Pelaksanaan ibadah haji sudah sejak lama dilakukan rutin oleh warga banua. Bahkan di tahun 1910 saja, saat transportasi tak secanggih sekarang, warga Rantau sudah berangkat haji ke tanah suci Makkah.

Distrik Benua Empat (Banoea Ampat) adalah bekas distrik (kawedanan) yang merupakan bagian dari wilayah administratif Onderafdeeling Benua Ampat dan Margasari pada zaman kolonial Hindia Belanda dahulu. Distrik Benua Ampat pernah dipimpin oleh Kepala Distrik (districhoofd) yaitu Kiai Kasuma Wira Negara (1899).
Banua Ampat terdiri atas empat banua (kecamatan) yaitu :
Banua Padang, (sekarang kecamatan Bungur, Tapin)
Banua Halat, (sekarang kecamatan Tapin Utara, Tapin)
Banua Parigi
Banua Gadung
Penduduk Benua Empat mendukung Pangeran Antasari mencetuskan Perang Banjar yang pertama kali pada tanggal 11 November 1858. Dewasa ini wilayah bekas distrik Benua Empat dan bekas distrik Margasari, keduanya membentuk wilayah Kabupaten Tapin yang ada sekarang ini. Suku Banjar yang mendiami wilayah bekas distrik ini disebut Orang Rantau (Bubuhan Rantau), sedangkan suku Dayaknya disebut Dayak Tapin atau Dayak Harakit atau Dayak Bukit Piani, bagian dari Suku Dayak Meratus.

source: http://gorden313.yolasite.com
image: tropen museum belanda

About BERITA BANJARMASIN

Situs berita www.beritabanjarmasin.com adalah situs informasi dan hiburan bagi warga Banjarmasin dan sekitarnya. Berusaha menyajikan berita positif dan inspiratif.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
close
Banner iklan disini