okeee

okeee

» » Balangan Bakal Digulung Tambang?

BANUAONLINE.COM - Mayoritas Kabupaten Balangan dikabarkan merupakan daerah kuasa pertambangan milik perusahaan tambang. Sehingga bisa dengan seenaknya menggusur satu desa, sekolah dan fasilitas publik. Apakah benar Kabupaten Balangan bakal "digulung" tambang karena nyaris semua daerahnya memiliki potensi tambang yang bernilai tinggi?

Patut diketahui, potensi pertambangan yang tersedia di Kabupaten Balangan sangat berlimpah. Potensi pertambangan di Kabupaten ini meliputi marmer, phospat, kaolin, gambut, lempung, emas, batu gamping dan batu bara. Pertambangan yang tersedia untuk dikembangkan adalah bijih besi.
Diam-diam, masalah ini ternyata dikhawatirkan oleh Komisi III DPRD Kalimantan Selatan yang membidangi infrastruktur dan energi. Komisi III DPRD Kalimantan Selatan khawatir Kabupaten Balangan, kelakn akan menjadi daerah yang terlumat pertambangan. Sehingga tak ada ruang bagi masyarakat pada akhirnya.

Apalagi beberapa waktu lalu, satu desa di Kabupaten Balangan, pernah digusur. Satu desa dengan jumlah warga 300 orang terpaksa pindah, hanya karena desa tersebut akan dijadikan lahan tambang batubara.

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan akan mempertanyakan masalah ini kepada Bupati Kabupaten Balangan dan DPRD Kabupaten Balangan. "Balangan ini ke depan mau jadi seperti apa? Apakah akan digulung tambang. Sekarang saja satu desa, sekolah dan fasilitas publik dengan mudahnya digusur tambang," kata Riduansyah, anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan.
 
Menurutnya, Komisi III juga akan mempertanyakan, kenapa sampai ada rencana penggusuran sekolah dan fasilitas kesehatan untuk masyarakat. Hal ini sangat melukai perasaan masyarakat. Karena keberadaan perusahaan tambang harusnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Balangan, bukan malah main gusur seenaknya. "Kami di Komisi III menolak penggusuran sekolah di Balangan dan akan segera meminta perusahaan tambang menghentikan rencana tersebut," cetusnya.

Dikatakannya, hal seperti ini harusnya tak terjadi di Kabupaten Balangan. Penggusuran demi penggusuran lahan, dan fasilitas publik untuk masyarakat telah dilakukan seolah "membabibuta" dengan alasan pengembangan tamban batubara. Jika ini terus dibiarkan, tentu masyarakat yang menjadi korban. "Harus segera dicarikan solusi mengenai ini," tambahnya.

Sebelumnya, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Prof Sutarto Hadi sangat menyayangkan rencana penggusuran enam sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Balangan oleh perusahaan tambang.
Ia menilai itu tidak boleh terjadi. Jika itu terjadi, maka hal tersebut merupakan ironi yang menyedihkan di zaman perkembangan ilmu pengetahuan seperti saat ini.

Selain itu Prof Sutarto Hadi yang juga pakar pendidikan Kalimantan Selatan sangat mengecam rencana penggusuran sekolah tersebut, apalagi dilakukan oleh perusahaan tambang. “Itu tidak boleh terjadi, kita ini kan tidak hanya mengejar kepentingan ekonomi dan materi saja. Sebagai sebuah bangsa kita harus mengembangkan sumber daya manusia (SDM),” kata Prof Sutarto Hadi. (stp/mb)

About kalsel suara

Situs berita www.beritabanjarmasin.com adalah situs informasi dan hiburan bagi warga Banjarmasin dan sekitarnya. Berusaha menyajikan berita positif dan inspiratif.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
close
Banner iklan disini